Puasa di bulan Ramadan adalah kewajiban bagi umat Muslim di seluruh dunia. Namun, tahukah Anda bahwa ada beberapa tempat di dunia yang memiliki durasi puasa yang sangat singkat, bahkan hanya 1 jam saja? Salah satunya terjadi di beberapa wilayah Rusia! Bagaimana bisa? Simak penjelasannya berikut ini.
Fenomena Waktu Puasa Ekstrem di Rusia
Rusia adalah negara dengan wilayah terluas di dunia, mencakup berbagai zona waktu dan kondisi geografis yang unik. Beberapa bagian Rusia, terutama di wilayah utara seperti Murmansk, Norilsk, dan daerah di dekat Lingkaran Arktik, mengalami fenomena alam yang tidak biasa, seperti Matahari Tengah Malam di musim panas dan Malam Kutub di musim dingin.
Saat Ramadan jatuh di musim panas, beberapa kota di Rusia bisa mengalami matahari yang hampir tidak terbenam, membuat durasi siang sangat panjang. Sebaliknya, ketika Ramadan jatuh di musim dingin, malam bisa berlangsung sangat lama, menyebabkan waktu puasa menjadi sangat singkat. Bahkan, di beberapa tempat, puasa hanya berlangsung sekitar 1-2 jam saja!
Benarkah Puasa di Murmansk Hanya 1 Jam?
Ya, benar. Di kota Murmansk, Rusia, terdapat fenomena unik di mana durasi berpuasa bagi umat Muslim bisa sangat singkat, bahkan hanya sekitar satu jam. Hal ini disebabkan oleh letak geografis Murmansk yang dekat dengan Lingkaran Arktik, sehingga mengalami fenomena Malam Kutub saat musim dingin, di mana matahari tidak terbit sama sekali.
Selama periode ini, waktu antara salat Subuh dan Maghrib sangat berdekatan. Misalnya, pada bulan Desember, selisih antara waktu salat Zuhur dan Asar hanya 10 menit, dan satu menit setelah Asar, waktu Maghrib tiba. Hal ini menyebabkan durasi puasa menjadi sangat singkat, bahkan hanya sekitar satu jam.
Namun, durasi puasa yang sangat singkat ini hanya terjadi saat Ramadan jatuh pada musim dingin. Jika Ramadan jatuh pada musim panas, Murmansk mengalami Matahari Tengah Malam, di mana matahari tidak terbenam, sehingga durasi puasa bisa sangat panjang.
Bagaimana Umat Muslim Berpuasa di Wilayah Ekstrem Ini?
Karena kondisi alam yang tidak normal, ulama dan organisasi Islam memberikan panduan bagi umat Muslim di wilayah ekstrem seperti Rusia bagian utara. Beberapa metode yang digunakan adalah:
- Mengikuti Jadwal Kota Terdekat
Jika berada di wilayah yang tidak memiliki siang atau malam yang jelas, umat Muslim diperbolehkan mengikuti jadwal kota terdekat yang memiliki waktu berpuasa lebih normal. - Mengikuti Waktu Makkah atau Madinah
Beberapa ulama menyarankan untuk mengikuti waktu puasa berdasarkan jadwal di Makkah atau Madinah, mengingat kedua kota ini adalah pusat Islam. - Mengikuti Fatwa Dewan Ulama Setempat
Di Rusia, terdapat komunitas Muslim yang cukup besar, terutama di Moskow, Kazan, dan Dagestan. Mereka biasanya mengikuti panduan dari dewan ulama setempat yang telah disesuaikan dengan kondisi geografis mereka.
Durasi Puasa di Berbagai Negara
Selain Rusia, ada beberapa negara lain yang mengalami waktu berpuasa yang ekstrem, baik yang sangat panjang maupun sangat pendek. Berikut perbandingannya:
- Islandia & Norwegia (TromsΓΈ): Bisa mencapai 20-22 jam puasa di musim panas.
- Swedia & Finlandia: Sekitar 19-21 jam puasa.
- Arab Saudi & Indonesia: Durasi lebih stabil, sekitar 13-14 jam puasa.
- Chile & Argentina: Bisa hanya 9-10 jam puasa saat Ramadan jatuh di musim dingin.
- Antartika: Bisa mengalami kondisi ekstrem, dengan kemungkinan waktu puasa yang sangat panjang atau sangat pendek.
Bagaimana dengan Puasa di Indonesia?
Di Indonesia, umat Muslim berpuasa dengan durasi yang cukup stabil, yaitu sekitar 13-14 jam tergantung pada lokasi dan waktu terbit serta tenggelamnya matahari. Ini masih dalam kategori wajar jika kita membandingkannya dengan negara-negara lain yang memiliki waktu puasa lebih ekstrem.
Kesimpulan
Fenomena ini hanya 1 jam di Rusia memang benar terjadi di wilayah-wilayah tertentu yang memiliki kondisi geografis ekstrem. Umat Muslim di sana mengikuti berbagai panduan khusus agar tetap dapat menjalankan ibadah puasa dengan baik. Selain itu, waktu salat di wilayah ini juga sangat cepat dan berdekatan, sehingga membutuhkan penyesuaian dalam beribadah. Sementara itu, di Indonesia, durasi berpuasa masih dalam kategori normal dan lebih stabil dibandingkan dengan negara-negara di dekat Lingkaran Arktik.
Menarik bukan? Ramadan memang menjadi momen istimewa bagi umat Muslim di seluruh dunia, dengan tantangan dan keberkahan yang berbeda-beda di setiap daerah.
π Hubungi kami sekarang untuk pemesanan grosir:
π +62818801151
π Website: www.asahtrading.com
π² Ikuti kami untuk info terbaru:
πΈ Instagram: @asahtradeint | @oleh_olehhajigrosir
π Facebook: Grosir Oleh-Oleh Haji
π΅ TikTok: @oleh.oleh.haji.indonesia
π atau boleh klik link ini : Linktree