Perjalanan Kurma Mazafati dari Bam ke Indonesia bersama PT. ASAH International Trade

Kurma Mazafati, atau yang lebih dikenal dengan kurma Bam, adalah salah satu varietas kurma premium yang berasal dari kota Bam di provinsi Kerman, Iran. Dengan tekstur lembut, rasa manis alami, dan warna hitam mengkilap, kurma ini menjadi favorit di banyak negara, termasuk Indonesia. Namun, tahukah Anda bagaimana perjalanan kurma Mazafati dari ladang di Bam hingga sampai ke meja makan Anda di Indonesia? Mari kita telusuri proses yang panjang namun menarik ini.

1. Ladang Subur di Kota Bam

Bam dikenal sebagai salah satu wilayah terbaik untuk menanam kurma di Iran. Dengan iklim gurun yang khas, tanah subur, dan sumber air dari sistem irigasi kuno, kota ini memiliki kondisi sempurna untuk menanam kurma Mazafati. Pohon kurma di Bam ditanam dan dirawat oleh petani lokal yang telah memiliki pengalaman turun-temurun dalam mengelola kebun kurma.

Proses panen dimulai ketika kurma mencapai kematangan sempurna, biasanya pada bulan Agustus hingga September. Kurma Mazafati dipanen secara hati-hati dengan tangan untuk menjaga tekstur lembutnya tetap utuh. Petani memanfaatkan pengalaman mereka untuk memilih buah terbaik yang memiliki rasa, tekstur, dan kualitas sesuai dengan standar premium.

2. Proses Pasca Panen dan Penyimpanan

Petani memanen kurma Mazafati dan memilahnya langsung di ladang. Mereka memilih buah terbaik berdasarkan ukuran, warna, dan kelembutan. Proses pembersihan menghilangkan kotoran serta residu alami, proses ini menjaga kebersihan kurma agar tetap higienis dan aman untuk konsumsi.

Salah satu keunikan kurma Mazafati adalah kandungan kelembapannya yang tinggi, yang memberikan tekstur lembut khas. Karena itu, kurma ini membutuhkan penyimpanan khusus untuk menjaga kualitasnya. Kurma Mazafati melewati proses pembersihan sebelum masuk ke penyimpanan dengan suhu dingin antara 0°C hingga 5°C. Suhu ini menjaga kesegaran kurma sekaligus mencegah fermentasi alami akibat kadar gula dan kelembapan yang tinggi.

3. Proses Pengemasan untuk Ekspor

Kurma Mazafati melalui proses penyimpanan sebelum masuk ke tahap kemasan. Teknologi modern memastikan proses kemasan menjaga kualitas produk selama perjalanan. Kemasan plastik atau kotak kedap udara menjaga kurma tetap terlindungi dari paparan udara dan kelembapan selama pengiriman.

Setiap kemasan mencantumkan informasi penting seperti tanggal panen, masa kedaluwarsa, dan sertifikasi halal. Informasi ini sangat relevan untuk pasar Indonesia karena mayoritas konsumen di negara ini adalah Muslim. PT. ASAH International Trade memastikan setiap produk memenuhi standar ini agar konsumen dapat menikmati kurma dengan rasa aman dan nyaman.

4. Pengangkutan Kurma Mazafati dari Iran ke Indonesia

Pengangkut memindahkan kurma Mazafati setelah proses kemasan dari Bam ke pelabuhan ekspor di Iran. Proses ini melibatkan transportasi darat yang memastikan kurma tetap dalam kondisi dingin. Dari pelabuhan, Pengangkut membawa kurma dengan kapal kargo berfasilitas pendingin untuk menjaga suhu tetap stabil selama perjalanan internasional.

Perjalanan dari Iran ke Indonesia memakan waktu beberapa minggu. Kurma tetap berada dalam kontainer berpendingin sepanjang perjalanan untuk menjaga kualitas dan mencegah pengaruh buruk dari suhu atau kondisi lingkungan. PT. ASAH International Trade bekerja sama dengan mitra logistik terpercaya untuk memastikan proses ini berjalan lancar tanpa hambatan.

5. Distribusi di Indonesia

Setibanya di Indonesia, kurma Mazafati melewati proses pemeriksaan oleh pihak bea cukai dan badan pengawas pangan. Pihak berwenang menyatakan kurma lolos dan memenuhi standar keamanan pangan. PT. ASAH International Trade mengirim kurma ke gudang untuk memeriksa ulang dan menjaga kualitas sebelum mendistribusikannya ke pasar.

PT. ASAH International Trade telah membangun jaringan distribusi yang luas di seluruh Indonesia. Kurma Mazafati tersedia di berbagai supermarket, toko grosir, dan juga platform e-commerce. Dengan sistem distribusi yang efisien, kurma ini dapat sampai ke tangan konsumen dengan cepat, sehingga kesegarannya tetap terjaga.

6. Dari Tangan Konsumen ke Meja Makan

Bagi konsumen di Indonesia, kurma Mazafati tidak hanya menjadi camilan sehat, tetapi juga bagian penting dari tradisi kuliner, terutama saat bulan Ramadhan. Tekstur lembut dan rasa manisnya membuat kurma ini sangat cocok untuk berbuka puasa, baik dimakan langsung maupun dijadikan bahan dalam berbagai hidangan.

Komitmen PT. ASAH International Trade dalam menghadirkan kurma Mazafati berkualitas tinggi tidak hanya terlihat dari proses distribusi yang ketat, tetapi juga upaya edukasi kepada konsumen. Melalui berbagai platform, PT. ASAH memberikan informasi tentang cara menyimpan dan menikmati kurma dengan benar, sehingga konsumen dapat merasakan manfaat maksimal dari produk ini.

Penutup

Perjalanan kurma Mazafati dari ladang di Bam hingga ke meja makan Anda adalah bukti dedikasi PT. ASAH International Trade dalam menghadirkan produk Timur Tengah berkualitas tinggi ke Indonesia. Dengan proses yang teliti di setiap tahap, PT. ASAH memastikan bahwa setiap buah kurma yang Anda nikmati tidak hanya lezat, tetapi juga mencerminkan komitmen terhadap kualitas dan kepuasan pelanggan. Jadi, ketika Anda menikmati kurma Mazafati, Anda tidak hanya merasakan kelezatannya, tetapi juga cerita panjang dan kerja keras di balik setiap buahnya.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *